Selasa, 29 November 2011

Parameter Lingkungan

Parameter Lingkungan yang di analsis adalah :1. Analisis makro-semimikro yang meliputi  limit deteksi besar, kepekaan rendah, contoh :
   
gravimetri, titrasi manual elektrometri sederhana dsb.
2.
Analisis semimikro-mikroyang meliputi  limit deteksi sangat kecil, instrumen sangat peka
   
contoh:GC kapiler, HPLC, ICP, Spektrofotometer dsb.

Gravimetri
           Analisa Kuantitatif yang digunakan berdasarkan berat konstan analit. Dimana analit harus dipisahkan dengan baik dari matriks sampel yang mengganggu penimbangan analit. Pemisahan tersebut menghasilkan e
ndapan (zat yang memisahkan diri dari sistem larutan, sebagai fase padat)dapat dipisahkan dengan penyaringan (filtrasi), sedimentasi, atau centrifugasi (pemusingan).  Endapan terbentuk jika kondisi memungkinkan (suhu, ion sekutu, kepolaran, konsentrasi ion-ion), jumlah yang ada melebihi Ksp....
Kemudahan suatu endapan dipisahkan dari sistem larutannya atau disaring dan dicuci tergantung pada besar dan struktur morfologinya yaitu meliputi bentuk dan ukuran kristalnya. Semakin besar ukkuran kristal maka pemisahannya makin mudah, sedang dalam pencucia morfologi bentuk kristal yang sederhana (kubus, oktahedron, atau jarum) akan memudahkan daripada yang bentuknya kompleks (banyak ruang dan lekukan). Ukuran kristal yang tebentuk sangat bergantunga pada laju pembentukan inti dan laju pertumbuhan kristalnya.
Dalam aplikasinya, teknik gravimetri dapat diterapkan dalam analisis maupun penghilangan beberapa ion dari larutan  seperti pengendapan sulfida menggunakan gas H2S pada beberapa logam terlarut merupakan contoh yang sering dijumpai dalam analisis.
Langkah-langkah dalam analisis gravimetri :
a.
Logam-logam  dianalisis dari larutan, dengan reaksi pembentukan garam (dengan nilai Ksp terkecil)
b. E
ndapan  terbentuk dan dipisah
c. D
ikeringkan dari pelarut
d.
Dimurnikan dari pengotor
e.
Ditimbang (gravimetrik)
f.
 Dihitung kadar sesuai dengan volume sampel yang dianalisis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar